Selasa, 30 November 2021

Petak Sayang Pertama Anak Lelaki



Sudah mendapat pertanyaan apa saja dari anak tentang fitrah sebagai manusia? 

"Bun, adek berasal darimana?"

"Kenapa Bunda ada libur sholatnya?"

Biasanya yang saya lakukan pertama kali jika mendapat pertanyaan demikian yang berasal dari anak sulung adalah menjelaskan sesuai pemahaman dan materi yang didapatkannya, baik dari lingkungan rumah atau pelajaran di sekolah. 

Jika memang sudah perlu ayahnya yang turun tangan maka akan "merujuk" pertanyaannya pada sang ayah. Dan kami memiliki kesepakatan hal apa yang akan menjadi fokus kami dalam menjawabnya. 

Ketika perkara anak perempuan maka ayahnya anak-anak akan melimpahkan pada saya. Begitu pun jika perlu penjelasan dan penguatan dari ayah terkait persoalan anak laki-laki yang menemukan fitrah. 

Namun dari sisi medis apalagi saya pernah ada secuil pengalaman belajar di kampus kesehatan dan juga passion di dunia kesehatan, saya akan tetap berusaha untuk menjelaskan secara sederhana pada anak-anak. 

Alhamdulillah satu hal yang sangat patut disyukuri ialah ketika anak-anak bertanya pada kita itu artinya mereka nyaman untuk berbagi dan belajar bersama kita. Kita pun jadi berkesempatan belajar dan merefresh kembali pengalaman atau keilmuan yang pernah kita dapat. 

Hari ini adalah awalan untuk berbincang dengan si mas tentang dunianya. Apa saja yang perlu dijaganya dan kenapa perlu menjaga petak-petak sayang. 

Namun karena hari ini adalah hari kedua UAS, jadi diskusi hanya secukupnya saja. InsyaAllah akan terus menjadi agenda kelak meski bunsay sudah selesai pun untuk menjadi rutinitas di keluarga kami. 

Tidak ada komentar: