Bait Kerinduan

BAIT KERINDUAN

Bilakah cinta itu datang
Merengkuh dinginnya hati dalam kehangatan
Menerbangkan segala kepenatan pada langit yang tegak dengan kelamnya
Membangkitkan nyala jiwa yang telah roboh dalam jeratan dunia

Bilakah cinta itu terulang
Dalam kawah candradimuka yang menyisakan bara juang bagi para pecinta
Dulu…
Ya dulu….

Bilakah cinta itu masih tersisa
Kala wajah telah terbingkai oleh jarak dan waktu
Kala panggilan kabel pun tak pernah kau gubris
Kala senyum hanya sebatas ilusi yang hadir dalam sepenggal mimpiku
Pun rona kemesraan hanya mengawang bersama lantunan Robithoh yang membelah angkasa malam ini
Dingin dan kaku...

Duhai wajah penuh cinta
Kuharap hatimu pun juga masih menyisakan cinta untukku
Walau kehangatan yang dulu tak lagi kudapati
Walau hanya 60 detik saja jasad bertemu
Walau hanya sebaris kata yang mampu kau hadirkan mengisi ruang waktu kita yang terpisah 36 purnama

Biarlah malam ini jadi saksi
Bahwa..
Aku masih mencintaimu, sister...
Dan masih selalu berharap kita akan beriringan menuju syurga para pecinta...

”Wahai jiwa yang tenang..kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhoiNya...Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hambaKu....dan masuklah ke dalam SyurgaKu..” (QS 89 : 27-30 )



Mojo, 030407 : 11.45 pm
reminding for my sisters yang bertebaran di bumiNya
”masih ingatkah antum pada kisah kasih kita di TAMA..?”

Posting Komentar untuk "Bait Kerinduan"