Featured Slider

Sabtu, 27 November 2021

Petak-Petak Sayang

 (Cerita Kuncup-Kuncup Hati, hari keempat)


"Dek, yang ini boleh tidak?"

Gadis kecil kami menggeleng.

Alhamdulillah reviu hal-hal yang boleh dan tidak boleh disentuh hari ini lulus! Pun kami juga menyanyikan lagu pengingat anak-anak tentang sentuhan. 



Jumat, 26 November 2021

Cerita Kuncup-Kuncup Hati Hari Ketiga

"Adek mau dicium Ayah?"

Dan selalu jawaban gadis kecil kami baik ketika aku yang bertanya atau Ayahnya, dia akan sering menjawab tidak mau atau mau tetapi dengan syarat. Hal yang dia akan selalu mau dicium yaitu ketika Ayah berangkat kerja atau ketika ritual sebelum tidur. Selain itu, masyaAllah aku yang bisa memanen kedekatan dengan anak gadis.

"Adeekk, ayo sini sama Bunda." Alhamdulillah Bunda menang banyak.

Rabu, 24 November 2021

Cerita Kuncup-Kuncup Hati (Fitrah Seksualitas pada Anak)

 

"Wah tahu-tahu anakku sudah gede saja." Lha, trus memang emaknya ke mana aja 🙈 Kalau kata orang Jawa, tahu-tahu itu sama dengan ujug-ujug yang berarti proses instan.


Tidak Pernah Ada Ujug-Ujug

Hihi, kalau saya dan Ayahnya Ziezam sebisa mungkin tidak berkata demikian sih, karena alhamdulillah dan insyaAllah kami yang mendampingi mereka. Menyaksikan proses tumbuh dan berkembang anak-anak yang dititipkan ke kami. 

Dan semua yang kita alami dan jalani semuanya melewati proses dan tentu saja izin-Nya. Bahkan mie instan saja butuh proses ya untuk bisa dinikmati.

Rabu, 17 November 2021

Beloved Zone, Refleksi Zona 5

 


Cinta tidak membutuhkan banyak alasan untuk melakukan, tidak membutuhkan ruangan untuk membingkai perasaan, dan selalu ada hati yang akan mau menerima cinta itu sendiri.


Main tebak-tebakan, yuk! Mainan apa yang tidak pernah membosankan? 

Kalau jawabanku adalah main dengan yang senang bermain. Siapa lagi kalau bukan bermain dengan anak-anak. Mereka adalah pemilik kesenangan bermain. Pikirannya penuh dengan dunia bermain.

Nah, begitu pun dengan zona main emak di Bunsay 7 kali ini. Judulnya adalah bermain dengan literasi. Waaah, alhamdulillah dari awal aku dipenuhi semangat dan berusaha mengikuti zona ini.

Selain literasi adalah dunia yang alhamdulillah menjadi titik balik hidupku, selalu saja jiwa ini merasa bangkit ketika ada tantangan darinya. 

Rabu, 06 Oktober 2021

"Hatimu, Kunci Bahagia Rumahmu" Refleksi Zona 3 Bunsay 7

 Bismillah


Kita ga akan pernah bisa memulai interaksi dengan orang lain sebelum kita selesai dengan diri kita sendiri


Apalagi nih emak-emak yang multiii dynamic bangeeet! Meskipun mungkin kita bisa berkomunikasi dengan orang lain, namun akan selalu ada rasa ga nyaman yang hinggap. Rasanya bikin eungap ceunah kalau kata urang Sunda nya'. 

Ada yang pernah merasakan begini? 

Pengennya bisa berkomunikasi yang produktif ternyata malah jadi sensitif, bapernya akut, Maaak! Pengennya bisa membangun relasi malah jadinya menuai sensasi dan makan hati, hiks.

Nah, zona saat ini yang baru terlewati ialah tentang komunikasi produktif. Ada beberapa hal yang kutemukan selama di zona ini.

Rabu, 15 September 2021

Refleksi Zona 2 Bunsay

 


Anggaplah sebuah perjalanan panjang bagaikan proses melukis, setiap jejak yang tercetak akan selalu ada decak harap dan terserak kejutan-kejutan yang membuatmu anti mangkrak. (Viana Wahyu)


Duhai,

Baru zona 2! 

Eiits, coba ubah deh menjadi Alhamdulillah sudah zona 2 🥰.

Adakah perbedaannya?

Kalau bagiku, ada perbedaan dari keduanya. Pernyataan pertama melukiskan (hihi kita lukis-melukis yaaa), perjalanan dan napas yang kita butuhkan akan sangat panjang, tapi yang kedua menyiratkan sudah ada pencapaian dan kita labuhkan syukur atasnya.

Lalu ada apa di zona 2?