Puisi Rindu untuk Bapak




Sugeng, bapak
Bagaimana kabarnya?

Aku yakin Allah akan menjagamu
dengan cinta-Nya di sana

Namun aku tak yakin dengan hatiku di sini
yang selalu tak pernah usai
dan tak akan pernah selesai
untuk merindumu di sisi


Petak-petak kenangan itu begitu luas terbentang
Sayangnya kita tak punya surat hak milik walau hanya sebidang
tak bisa terus menerus menjadikannya selalu kita dekap bagaikan boneka kesayangan

karena sesaat ia akan menguap
dengan kehadirannya yang hanya sekejap
dan kembali sesuka hatinya
sukses mengaduk hati
dengan rindu yang tak terperi

Sungguh, perihnya hati ini
tak seperih luka jasmani
ketika kudengar kabar kau telah pergi
bersama para punggawa singgasana abadi

Bapak..
Aku pulang
Menemuimu
Aku datang
dengan rindu yang bertalu

Namun engkau menyambutku dalam syahdu
aku membeku melihatmu tak bisa memelukku
aku terisak menciummu

Bapak..
Aku mencintaimu
Selalu mencintaimu..







Tidak ada komentar