7 Cara Aman Bepergian saat Pandemi

 


Sudah berapa kota, pulau, bahkan negara yang telah dikunjungi? 9

Maunya tiap minggu bisa pelesir, apalah daya pandemi masih bikin hati berdesir kalau nekat jalan-jalan. 🙈 Hayoo siapa yang begini? 

Eh, tapi masih bisa kok jalan-jalan ke tempat yang dekat dari rumah, aman, dan kita sendiri juga dalam kondisi sehat. Apalagi kalau anak-anak dan keluarga sudah bosan #dirumahaja, hehehe.

Sebelum cuss bepergian, coba dicocokkan persiapannya dengan Hal-hal yang Perlu Dilakukan ketika Berwisata saat Pandemi berikut,

Satu, pastikan tempatnya menerapkan protokol kesehatan. Sudah banyak sih ya, tempat yang sadar untuk menerapkan standar kesehatan, seperti wajib memakai masker, disediakan tempat cuci tangan/ hand sanitizer, pembatasan kunjungan, social distancing, pengukuran suhu, dan petugas di sana juga memakai APD yang menunjang.

Dua, membawa bekal makanan dan minuman. Meski rasanya lebih rempong, tapi makanan rumahan lebih hygienis dan terjamin. Atau jika memang terpaksa untuk beli makanan di lokasi wisata, baiknya beli makan yang juga menerapkan standar protokol kesehatan atau lebih baik pilih take away dibanding dine-in. 

Tiga, persiapan ganda kelengkapan APD diri kita. Masker, hand sanitizer/sabun cuci tangan, face shield, baju ganti, alat sholat pribadi, dan kalau bisa menyiapkan disinfektan. 

Empat, outdoor lebih baik. Pencahayaan matahari, tanah, hijaunya pepohonan atau rerumputan, adalah pilihan terbaik untuk beraktivitas saat ini dibandingkan di dalam ruangan dengan ventilasi yang kurang baik/ AC. Mungkin salah satu pesan bahwa manusia sebaiknya dekat dengan alam, ya. 

Lima, jaga anak-anak. Bagaimana pun, anak-anak menjadi obyek yang rentan untuk terpapar hal-hal yang tidak baik. Usahakan anak-anak paham kondisi saat ini dengan mau tidak melepas masker, mau cuci tangan atau memakai antiseptik, tidak banyak kontak dengan benda-benda, kadang lebih baik jika memakai sarung tangan, cuma ga betah lama-lama juga sih mereka 😀. Minimal anak-anak mau cuci tangan deh yaaa. 

Enam, kurangi penggunaan gadget saat di luar. Tujuannya lebih pada kesiagaan agar memperhatikan anak-anak. Jika sesekali untuk mengambil foto silakan, sih, asal tidak berlebihan ya.

Tujuh, doa. Ini penting banget dilakukan baik sebelum berangkat atau pun selama di tempat wisata. Bagaimana pun setelah beragam ikhtiar, kita maksimalkan dengan doa sebagai penjagaan terbaik.

Tapi kalau tidak yakin untuk bepergian, karena masing-masinglah yang paham kondisi keluarga, ya sebaiknya di rumah saja atau hanya di teras depan rumah 😊.

Kadang ga perlu pergi ke tempat yang jauh, bahkan saat hanya bisa pelesir dengan jalan kaki atau gowes, pun sudah bisa jadi traveling yang menyenangkan.

Perjalanan bukan saja bercerita tentang tempat wisata, tapi menjadikan semua tempat adalah wisata hati.

Jadi siap jalan-jalan keluar rumah? 






Tidak ada komentar