Pangling dengan Mie Keling yang Naik Panggung

 

Perhelatan Hotel Mentari FBG Transcity

Sungguh merekah si daun pandan

laiknya rumput besar tiada ranting

Kalaulah Nona belum pernah ke Medan

berkelanalah lewat rasa mie keling


Amboiii, bagaimana perasaanmu jika melihat siaran live demo masak? Bukan ajang kompetisi memasak lho, yaa, kalau yang ini sih bisa bikin deg-degan juga kadang-kadang, hihi. 

Nah, naaah,

Kali ini masih di Hotel Mentari Transcity Harmoni Ibu Profesional yang sedang menggelar panggung ceria. Bukan semata penampilan memasak ya, lalu ada apa? 

Bocorannya ada di pantun pada awal tulisan ini yaaa. Yupp, kita akan dibuat pangling abissss sama gemulai mie yang berkolaborasi bersama rempah-rempah.

Panggung Ceria

Seperti namanya, acara yang dihelat pada 21 Desember 2020 pukul 20.00 WIB, disiarkan langsung di FBG Transcity Harmoni IP dikemas dengan menarik. Salah satunya karena para pengisi acara adalah sesama wisatawan Hotel Mentari, loh!

Yeaayyy, ikut senang!

Merasa seperti kembali ke masa sekolah, saat teman seangkatan tampil di panggung pagelaran sekolah. Adaptasinya saat ini, karena tidak bisa membawa spanduk dukungan semangat ala pendukung kontestan idol, jadilah kita meramaikan kolom komentar di FBG. Tetap seru kan?

Jadi begini nih cerita dari penonton ala saya.

Ditemani host Maria Ulfa dari IP Kalsel yang ramah dan renyah, sesi live malam bersama narasumber Nisa Monicha, IP Sumut, yang juga berasal dari rumbel boga, akan membedah makanan khas Sumatera Utara. Uwwww

Lalu operator, Husnul Khatimah, menyibak layar dengan tampilan makanan spesial yang ternyata ialah berbahan dasar mie!

Apa istimewanya mie selain untuk mood booster emak-emak, nih? 🤭

Menurut pemaparan Nisa, mie virtual yang dibawanya merupakan khasnya Sumatera Utara dengan multi etnisnya. Dan mie yang terpilih di sini ialah mie keling.

Olahan tepung berhelai-helai ini diadaptasi dari makanan peranakan India dan disebut keling, karena kuahnya yang hitam/gelap.

Mie khas Sumatera Utara
Ilustrasi mie keling, ada udang, telur rebusnya dan kuahnya saja yang sama dengan tampilan saat manggung

Asiknya lagi, komposisi mie keling ini lengkap sekali lho, semua komponen menu gizi seimbang masuk di dalamnya. Dan plusnya lagi minim sampah dan tanpa minyak! Yeaayyy, cakeepp!

Sedikit bahan yang terbuang karena kuah mienya berasal dari kaldu udang berbumbu yang ditambah dengan kepala udang. 

Bukan pertama ini sih tahu makanan dengan tetap mengolah kepala udang, dan biasanya ala masyarakat Andalas. Unik.

Nisa Monicha pun berbagi cara memasaknya dan saya ikut membagi resep mie keling di sini yaaa. 


Cara memasak mie keling

Cara memasak mie keling

Bisa dibayanginkah, Maak? 

Mie yang dimasak lalu disusun bersama potongan kentang kukus, tahu kukus, tauge, potongan telur rebus, dan disiram kuah kaldu berbumbu yang kaya rempah tadi. Hmmm nikmaat!

Dan ga ada cabai ya dalam resepnya, kalau merasa kurang pedas boleh tambah sendiri, hihi.


Aliran Rasa

Olahan tepung khas Sumatera Utara

Waah, masyaAllah mantap jiwa kalau kata anak milenial. Sajian panggung yang luar biasa seru, renyah dan istimewa.

Melihat tampilan mienya saja sudah bikin lumer isi mulut. Penampakannya mirip mie Aceh, dan selama ini mie Aceh sendiri selalu berhasil membuat hidup terasa nikmat sekali.

Apalagi di masa pandemi ini, kita mesti banyak meningkatkan imun apalagi dengan rempah nusantara yang banyak sekali. Oya, khasnya Sumatera Utara itu ada rempah bernama andaliman. Penasaran bagaimana deh rasa dan bentuk aslinya.

Yuukk, mari praktik di rumah dan semoga kelak kita bisa icip-icip mie keling di Medan! 

Posting Komentar untuk "Pangling dengan Mie Keling yang Naik Panggung"