Rainy Season of BaW, Grup Menulis yang yummy



Hujan akan tetap kembali menyapa dan berjalan di bumi meski ia menggantung bagaikan kumpulan kapas di langit. Ia tak akan pernah melupakan bumi. 
Kebersamaan bukan selalu dengan bersandingnya raga, tapi ada di hati dan ingatan yang tak akan terbatas pada waktu dan jarak.

Bismillah, akhirnya bisa ikutan GA BAW juga. Merasa punya hutang sebab yang momen surat sahabat BaW terlewatkan. Padahal Vi berhutang banyaaak sama founding mother of baw yakni mba Ela.

 

FOUNDING MOTHER
Sejak pertama kali bertemu mba Ela lalu mendapatkan tag note dari mba Ela rasanya berbunga-bunga hati. Lalu akhirnya jadi tambah kenal dan akrab di sebuah grup emak-emak facebook. Dari sana akhirnya sering curhat masalah nulis dan ngusulkan ke mba Ela agar bikin grup nulis di fb. Sebab Vi gagal ikut jangkar penulis offline yang sudah ternama salah satunya karena emak-emak rempong susah berakhir pekan selain tanpa keluarga.

Dan ternyata mba Ela memfasilitasi beneran. Tentu bukan semata karena Vi saja, sebelum itu pun mba Ela sudah berencana membuat grup nulis pula. Di sini mba Ela menjadi kepseknya, bersama mba Riaw dan mba Eni sebagai mentor.

Ini nih keunikan BaW :

HUJAN GRATISAN
Awal masuk ke BaW hawanya seperti sebuah sekolah yang ramah. Teman-teman yang baik dan mentor serta teman senior yang tak pelit berbagi ilmu atau merespon tulisan kita, juga ada bagi-bagi buku loh. Semuanya gratis tiss tisss.

Tips : dilarang patah hati atau pesimis ketika dikritik atau dikasih saran. Aslinya mereka baek-baek kok. Pas ada buku gratis, ikut aja aturannya. Buku asli dari penulis plus ttd, cap jempol dan pin atm hihi.

HUJAN ABSEN
Ada penugasan tiap minggunya dengan petugas yang berbeda, rasanya seperti dipaksa sih hehe, namun memang untuk hal baik tak salah bila harus dipaksa. Hujan absen ini terjadi ketika founder berkata, " REMOVE !"

Ada peraturan yakni para member harus dan berusaha untuk aktif. Entah itu mengerjakan penugasan, memberikan komentar, bertanya atau menyumbang hadiah hehe. Kupikir inilah senjata ampuh yang dimiliki bu kepsek BaW (meski sekarang BaW tanpa kepsek dan mba Ela memilih menjadi foundernya, tak apalah tak jauh beda hehe). Pastinya jika sudah akan ada pengumuman remove, rame-rame berdatangan antre absen di finger print hihi. Meski memang saat kondisi tertentu remove ini dilakukan mba Ela jika ada hal-hal yang dirasanya perlu.
Tips ketika ada lampu kuning REMOVE : segera online dan munculkan diri. Jadi murid yang rajin dah, absen, duduk manis, jangan lupa cuap-cuap yeee.

HUJAN KATA dan RUPA
Kebanyakan para member adalah perempuan, asli heboh dah! Meski demikian keberadaan kaum bapak-bapak tetap dipertahankan di sana. Untuk menjaga kestabilan sebuah ekosistem di oase ilmu yang bernama BaW (mereka sebagai member merangkap security hihi).

Bisa dibayangkan ketika para perempuan itu bertemu, pasti suasana arisan tak akan pernah terhindarkan, entah itu di facebook atau di dunia nyata. Hujan kata-kata deh. Entahlah para lelaki BaW itu apakah memilih bersembunyi di balik payung ketika rame hujan kata seperti ini.
Dan pastinya mereka semua narsis-narsis. Selama ini ketika kopdar belum pernah muncul bapak-bapak seorang pun.

Tips : jangan malu-malu. Khususnya saat kopdar jika sudah sesi poto-poto, malu berfoto tak akan dapat KTP BaW karena tak ada wajahnya hihi.

  Ini sebagian wajah BaW'ers pas kopdar di Pejaten Village

HUJAN KEHANGATAN
Cuma di BaW lo yang ramah untuk semua umur. Ada yang sudah senior secara usia namun ada juga yang masih unyu-unyuu n masih sekolah. Meski silih berganti membernya kena penghapusan daftar nama, namun enaknya di sini siapa pun kita, apa pun karyanya tetap dihargai, macam aye ni yang belum juga melahirkan sebuah karya solo hiks.

Tulisan macam apa pun tetap diapresiasi. Curhat apapun dikomentari, tentunya yang nyambung ke dunia pena ya. Meski yaah di tiap tread akhirnya berpanjang kali lebar kali tinggi pembahasannya. Cara itulah yang akhirnya bisa menjalin keakraban para member. Yummy banget dah di sini pokoknya mah.

HUJAN SECREET
Ssstt....keep secret, yach! Informasi-informasi tertentu ada yang tak boleh menjadi konsumsi publik. Grup di facebook masih berstatus rahasia. Yang di twitter Vi kurang paham. Namun, ketika BaW melebarkan sayap dan ingin mendapat sambutan dari luar komunitas ini, maka sebaiknya grup ini jangan rahasia lagi. Hehe karena menurut pemikiran orang-orang bisa jadi mereka akan berfikir, itu grup apa sih kok ada pengumuman untuk gabung tapi sembunyi-sembunyi. Bisa-bisa mereka berfikir ada misi terselubung di dalamnya. Meskipun grup ini tak pernah berbuat hal yang aneh-aneh dan melanggar kebaikan. Sekali lagi ini hanya analisa yang serba terbatas dari seorang Viana.

HABIS KOPDAR TERBITLAH HUJAN
Semoga grup ini akan terus berkibar dan menjadi wadah yang manis semanis cokelat hangat di saat turun hujan. Dan entah mengapa, tiap kali saya kopdar dengan grup ini atau cuma ketemu dengan salah satu (yang sudah sih waktu ke rumah mba Ela, mba Anik, mba Eni) selalu setelahnya turun hujaaaan ! Tak pernah tidak! Semoga itu berarti berkah untuk BaW yang harapannya menjadikan BaW sebagai awan positif yang menimbulkan hujan prestasi di kemudian hari.

Pada hujan ada berjuta cinta,
Ada berjuta titik asa yang akan menjelma menjadi pelangi jika bertaut dengan kemilau mentari
Pada hati kutuliskan sebuah nama,
"BaW"

















13 komentar

  1. Balasan
    1. Mba Elaa....peluuukkk, makasih sudah berkunjung

      Hapus
  2. selamat, mbak Viana.... :D
    saya juga menyukai hujan di mana saja.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tosss mbak :) makasih sudimampir di mari :)

      Hapus
  3. Selamat ya, jadi pemenang. Saya malah ga ikutan GA ini hiks..hiks...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mbak, next even moga mba santi menang :)

      Hapus
    2. Makasih mbak, next even moga mba santi menang :)

      Hapus
  4. Vi, kita kopdar lagi yuk di musim kemarau, biar turun hujan...hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuuk mbak, jangan lupa bawa payung yaaa :D

      Hapus
  5. Wah, emang keren sekali tulisan ini. Lengkap dengan segala pernak-pernik informasi tentang BaW. Insya Allah kedepannya bunda yati rachmat ini akan selalu rajin dan mencoba untuk aktif di BaW ini, karena keinginan yang besar untuk bisa mencuatkan sebuah buku solo, entah itu kumpulan cerpen ataupun, barangkali, sebuah novel. Halllah...koq menghayal ya. Tapi bermimpi kan syah-syah aja, ya. Selamet ya sudah mendapat hadiah sebagai Pemenang 1.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin,moga trkabul mbak....makasih ya sudah mampir :)

      Hapus
  6. Prok prok selamat sudah menang ya mbak. Tulisannya keren dan renyah :)

    BalasHapus
  7. Mba Niar, njenengan juga kereeen.....prok prok prok

    BalasHapus