9 Tips Menjadikan Rumah Sebagai Tempat Berbuka Puasa Terfavorit



"Buka puasa terindah itu pada rasa kebersamaan dengan orang-orang yang kita sayang. Tak penting rasa dan rupa santapan, asalkan mata dan jiwa kita merasakan ketulusan yang tak kan lekang." (Viana Wahyu)

"Manakah tempat buka favorit mas dan ayah?" Tanyaku pada dua laki-laki kesayangan usai sahur tadi pagi.

Keduanya menjawab, "rumah".

Wah bisa satu jawaban yang sama dengan bunda nih, sudah kompak lah kami kalau ikut kuis kekompakan kayak di layar kaca hehe.

Mengapa kami memilih buka puasa di rumah ? Inilah alasannya dan tips membuat rumah menjadi istimewa.



1. Ramah. Tempat yang paling ramah dan ternyaman untuk anak-anak itu di rumah. Dan tentu saja orang tua pun menjadi ikut nyaman juga karenanya. Terlebih lagi jika buka di luar apalagi di tempat umum seringkali susah atau kurang nyaman untuk tempat sholat perempuan.

2. Murah. Meski ini alasan emak-emak banget, tapi dari segala hal memang rumah adalah tempat istimewa yang murah. Beragam kegiatan bisa disulap aneka rupa di dalamnya.

3. Wahana apresiasi. Sebuah apresiasi paling tulus adalah di rumah. Meski kami masih dalam tahap belajar untuk bisa memanen memberikan apresiasi terutama pada anak-anak dan pasangan, tapi kami satu frekuensi untuk membuat rumah kami kaya akan apresiasi dengan waktu pencapaian masing-masing.

4. Gudang kreasi. Fitrahnya anak-anak kami suka dengan kreasi. Mereka tipikal yang cepat bosan dengan situasi.

5. Lebih sehat. Bagaimana pun makanan dari rumah adalah makanan terbaik. Ketika semua bahan kita sendiri yang menyortir dan mengendalikan dan yang paling penting yaitu adanya sentuhan cinta di dalamnya.

6. Family time. Meski kami sekeluarga memiliki hobi di luar rumah, tapi waktu kebersamaan kami banyak di rumah melakukan hobi bersama lainnya.

Meski kami menyukai buka puasa di rumah, tapi kami pun juga mengagendakan waktu untuk buka puasa di luar rumah, baik di tempat makan, maupun di mushola atau masjid, maupun buka bersama dalam acara lainnya.

Tips seru agar buka di rumah menjadi istimewa
1. Selesaikan dulu semua tanggungan emak. Bagaimana pun kebahagiaan emak itu ketika kerjaan domestik sudah terselesaikan (atau terdelegasikan hihi), batinnya damai yang akhirnya anak-anak pun jadi penurut plus dapat perhatian suami. Kalau semua hal di atas tadi tidak terpenuhi wah bisa benar-benar berantakan loh hati emak.

2. Menangkan hati keluarga. Misal emak masak kesukaan keluarga. Pasti lebih bangga jika suami dan anak-anak mengajukan request. Hanya saja memang bagi beberapa emak perlu untuk food preparation dulu ya agar waktu memasak semakin efektif.

3. Berkreasi. Yuk libatkan anak-anak dan suami untuk menyiapkan takjil misalnya, yaah meskipun jadinya rumah bisa lebih berantakan karena aksi mereka, tapi percayalah melihat orang-orang yang kita sayangi tersenyum dan ceria itu akan meredam kelelahan kita untuk beres-beres.

4. Berikan apresiasi keluarga. Anak biasanya akan melihat bagaimana kebiasaan orang tua. Meski dalam hal apreasiasi pun kami sebagai ortu masih harus banyak belajar, yuk belajar jangan pelit untuk mengapresiasi anak baik dengan pujian atau surprise gift atas puasa sepenuh hari sang kakak misalnya, adek yang tambah rajin menghafal doa, dll. Akan senang sekali loh ketika mendapat feedback kecil dan sederhana dari anak kita misalnya, "Ayah terima kasih ya sudah beliin es krim" atau "Terima kasih ya bun sudah dimasakin" meski masakannya ala rumahan saja tapi yakin deh akan meleleh.

5. Peduli kesehatan. Bagaimana pun makanan terbaik itu makanan rumahan yang kita bisa menyortir dari awal pengolahannya maupun lebih sehat karena kita bahagia menyiapkannya dengan tanda cinta.

6. Dekor rumah. Nah kita bisa memanfaatkan segala yang di rumah untuk menjadikan rumah kita lebih semangat. Tetap kuncinya libatkan anak-anak meski dengan peran kecil. Mereka akan melihat usaha kita.

7. No gadget, no TV. Mungkin susah ya, tapi ketika dunia kita adalah dunia yang nyata dan sebenar-benarnya maka perhatian dan fokus kita akan membuat otak berpikir hal apa yang bisa dilakukan agar tidak bosan, agar menyenangkan ketika bersama orang tercinta. Hal ini akan membuat kebersamaan keluarga lebih tercipta. Bandingkan jika sambil menyiapkan takjil sambil membuka WAG atau Instastory atau tayangan TV, bisa jadi kita hanya menjawab pertanyaan anak atau pasangan tapi mata tak lepas dari layar gadget

8. Bikin cerita atau foto selfie untuk mengabadikan momen. Suatu ketika foto itu akan berbicara.

9. Sarana belajar food photography. Bisa jadi tidak semua suka hal ini. Tapi sosmed yang kian lekat dengan kehidupan nyata kita setidaknya minuman atau makanan yang menjadi menu berbuka dan sahur kita akan lebih kece ketika kita tidak asal-asalan menatanya.

Semoga bermanfaat ya dan selamat menemukan kreasi keren bersama keluarga untuk menjadikan rumah sebagai tempat berbuka puasa terfavorit.

Posting Komentar untuk "9 Tips Menjadikan Rumah Sebagai Tempat Berbuka Puasa Terfavorit"