Minggu, 17 November 2019

Orang Tua Kita, Surga Cinta Kita

Bismillah




Mencinta adalah proses mengaktifkan segenap sistem diri untuk melebur pada yang kita cinta (Viana Wahyu)


Bila ada yang bertemu mertua untuk pertama kali saat akad nikah, maka aku salah satunya.

Pada tanggal 6 bulan 6 tahun 2009 adalah momen pertama berjumpa orang tua suamiku. Itupun aku baru cium tangan bapak dan ibu mertua usai aku sah menjadi menantu beliau.

Akad nikah kami berlangsung sepekan setelah silaturahimnya si mas ikhwan. 30 Mei 2009 di rumah Ngawi, si mas ikhwan ditodong bapak untuk melamar anak gadisnya ini. Padahal agenda si mas ke rumah sebenarnya hanyalah bersilaturahim. Ingin mengenal keluarga calon istrinya. Jadilah suami waktu itu hanya datang seorang diri.

Jumat, 15 November 2019

Maukah Kau Mengabadi?

Bismillah



 Kalimat-kalimat kita menjadi boneka lilin
Jika kita mati untuk mempertahankannya
Maka saat itulah ruh merambahnya
Hingga kalimat-kalimat itu hidup selamanya
 (Sayyid Quthb)

Untaian kalimat di atas berada di beranda buku seorang penulis senior yang juga biasa dipanggil ustadz. Keteduhan dan kelembutan tuturnya khas mengalunkan aksara.

Penulis itu adalah Salim A Fillah, yang lebih lanjut menyapa para pembaca dengan menuliskan: "Selalu ada rasa malu ketika ada yang menyebut diri saya sebagai 'penulis'. Adakah begitu ? Saya sendiri merasa belum. Saya masih jauh dari kata itu. Yang ada hanyalah seorang usil yang suka kutip sana-kutip sini untuk sekadar menyajikan cara pandang dan pemaknaan baru atas apa yang telah banyak dibahas para penulis sejati. Itupun seringnya berupa jiplakan-jiplakan yang disusun ulang -agar maunya- tampak rapi. Dan lagi-lagi, masih begitu banyak kekurangannya."

Kamis, 14 November 2019

Fear Tension





Bukanlah para pemberani itu tak memiliki rasa takut. Mereka memilikinya, tapi mereka menekannya dan memilih menjadi petarung kehidupan.. dan mereka menang ! (Viana Wahyu)

Kehidupan bagi seorang penyelamat jiwa bagaikan sinar matahari yang menghangatkan raga, ketika malam masih memeluk bumi di dini hari. Mereka melihat satu jiwa adalah sebagai sebuah kehidupan secara keseluruhan.

Bahkan seringkali mereka lupa bahwa mereka memiliki kehidupan !

Kamis, 07 November 2019

Multitasking or Multistressing Mom ?




Kadang kita memiliki banyak pilihan untuk hidup, namun seringkali kita tak punya pilihan untuk memaknai hidup (Viana Wahyu)

Dunia Tanpa Pilihan

Semesta seakan mematri harapan besar pada sebuah kata sederhana,
meski nyatanya kesederhanaan itu berbungkus kerumitan,
yang seringkali hanya bisa dipahami oleh dirinya sendiri,
"ibu"

Oh ibu; mommy; mama; bunda; umi..

Merasa tidak bun, ketika tugas tak seluas waktu yang ada. Bahkan ketika amanah bertubi-tubi datang tanpa mampu ditolak. Mau tidak mau dan bisa tak bisa akhirnya harus mendaratkan diri pada kata aku harus bisa meski belum tentu mau. Akhirnya bertambahlah waktu yang harus dialokasikan untuk menjadi sosok pemeran terbaik dalam segala taskingmu, mom.

Namun ternyata itu ekspektasi belaka,

Rabu, 25 September 2019

Stok Cinta Suami




"Muliakan suami dulu karena surga kita ada padanya, dengannya anak-anak kita akan tampak sebagai malaikat yang membentangkan jalan surga di bawah telapak kaki kita." (Viana Wahyu)


Saya pernah menulis quote ini ketika jadi mahasiswi Matrikulasi di Institut Ibu Profesional. Tulisan ketika tugas keempat yang mewajibkan menulis surat pada suami. Hmmm... (kalau kepo bisa kulik isinya di postingan berikut yaa, hihi) --- Jejak Tugas Menulis Surat Cinta


Yuk ke Gudang Cinta Suami


Judul tulisan ini terinspirasi dari buku pak Cahyadi Takariawan yang saya buka-bika kembali. Dan tertumbuk pada sub chapter, 'Suami surplus cinta'. Artinya kurang lebih versi saya yaitu suami yang memiliki cinta yang berlebih, berlimpah ruah, karena ada banyaaak kantong-kantong cinta yang selalu cepat terpenuhi kembali sebelum isinya habis.

Kalau menurut pak Cah, surplus cinta di sini maksudnya ialah suami yang memiliki kemampuan untuk memproduksi cinta, sanggup mencintai dan memiliki kemampuan untuk memimpin dengan sepenuh hati. Suami memiliki ruang  persediaan cinta yang sangaaat luas dalam dirinya untuk memberikan cinta pada istri dan anak-anaknya.

Betapa nyamannya yaaa bisa menyelip ke gudang cinta suami inih.. ah, tapi kok kepo banget.. Kita ga usah menyelam pun sudah bisa merasakan tebaran cinta suami kan.. eh, atau belum juga ? Hihi...


Rabu, 18 September 2019

Khitan dan Sebuah Kenangan



Ketakutan terbesar datang dari kecilnya keteguhan jiwa

Horornya Emak itu Kalau Anak..

Khitan...
Sunat...
Sirkumsisi...

Emak-emak yang punya anak laki-laki merasa deg-degan ga sih kalu dengar atau baca kata ini ? Apalagi kalau si anak bujang belum disunat ! Masya Allah.. langsung nyut-nyutan berasa ingin pingsan, hihi..

Kalau mau pingsan, mah, ini saya yang doeloe... Secara waktu itu masih kuliah di awal semester 1 pernah diajak kakak yang kuliah di kedokteran untuk membantu dia dan teman-temannya dalam baksos pelayanan khitan gratis.

The best of Seven

Anak pertama kami, Azzam, sebenarnya sudah dari sejak TK B mengutarakan keinginannya untuk disunat. Apalagi teman-temannya sebagian besar memang sudah sunat. Ditambah lagi ada tayangan sejuta anak yang ada episode disunat tanpa nangis.

Sabtu, 20 Juli 2019

Review Film Iqro My Universe, Kita Melangit untuk Membumi


Oleh : Viana Wahyu

Foto dok pribadi instagram.com/penaviana


Lihat...
Baca...
Iqro...

"Wahai golongan jin dan manusia! Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah)." (QS. Ar-Rahman 55: Ayat 33) 

Ayo Melangit...

Pernah merasa dunia masa kecil emak terflash back dengan keseharian anak-anak di masa kini ? Emak sering dong, hehe. Salah satunya ketika kesukaan emak melihat langit semasa kecil bertemu dengan film tentang luar angkasa yang ramah anak, Iqro My Universe.

Ada satu pertanyaan terkece nih dari film ini, 
yang dilontarkan suami kakak pemeran utama, "siapakah astronot pertama bumi?" yeayy emak seneng banget karena jawaban emak benar. Yuhuu.. jawaban paling benar ialah, Nabi Muhammad saw lah yang menjadi astronot pertama bumi bahkan ketika para ilmuwan antariksa belum lahir. Kisah itu terabadikan di Quran dan jika kita belajar lebih dalam ada banyak bukti kebesaran-Nya ini. Maha Besar Allah..

Dan tahu tidak kenapa icon di google tanggal 20 Juli berlogo astronot ? Taraa.. itu karena kemarin menurut ceritanya genap 50 tahun pendaratan manusia bumi di bulan.

Jadi meskipun review filmnya terlambat gapapa ya, padahal pengajuan si mas sulung mengajak nonton bioskop sudah tanggal 14 Juli kemarin, ketika liburan hampir usai. Daripada belum bisa mengajak anak-anak jalan-jalan ke langit, emak dan bapaknya mengajak anak-anak ke bioskop saja dulu yaa...

Baiklah mari kita ulas film semua umur ini ya, gaesss (mode Azzam dan Zizie yang bergaya ala vlogger, hihi).