NHW #2 Indikator Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga

Bismillaahi

Kayuhan Doa Antimainstream dalam Ranah Mainstream 



Sampailah akhirnya pada tugas materi kedua yaitu "Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga" 😍. Seneng banget ketika dapat materi ini. Jadi makin paham apa yang dimaksud Ibu Profesional dalam bingkai IIP. Karena ranah domestik pun ternyata juga bisa kita berdayakan untuk jadi profesional.

Nah, yang paling seru dari tugas NHW 2 ini ialah ketika harus mengikut sertakan suami dan anak-anak sebagai klien kita, sebagai partner pemberdayaan diri kita. Barometer keberhasilannya ialah keluarga bahagia dengan karakter dan keunikan masing-masing dalam diri ibu dan keluarga.





Tambahan menurut materi, Seorang ibu baru bisa mendapat predikat professional jika ia telah “Menjadi Kebanggaan Keluarga”, tentu saja di mata suami dan anak-anaknya, karena merekalah yang paling berhak pertama kali mendapatkan ibu dan istri yang terbaik di mata mereka.

Seru kan ?

Sebenarnya bikin check list ini sering saya lakukan tiap hari, bahkan jika hendak bepergian. Sedang untuk check list upgrade diri biasanya ditulis di diary, tapi tentu saja dengan parameter dan goals dari diri saya pribadi. Namun di NHW #2 ini saya kok baru tersadar bahwa ini salah satu cara mewujudkan mimpi lewat tulisan poin check list kita, lewat kesungguhan kita dan pastinya setiap kita menuliskannya dan melakukannya pasti diiringi doa.

Untuk memudahkan membuat check list ini dari tim IIP sudah menautkan kaidah SMART yaitu
Specific (unik/detil)
Measurable (terukur, contoh: dalam 1 bulan, 4 kali sharing hasil belajar)
Achievable (bisa diraih, tidak terlalu susah dan tidak terlalu mudah)
Realistic (Berhubungan dengan kondisi kehidupan sehari-hari)
Timebond ( Berikan batas waktu)


Maka waktunya kita memainkan PR manis kita yaaa...

Oya sengaja saya menambahkan GOALS di tiap check list karena bagi saya itulah penyemangat dan pengingat tentang misi hidup saya. Saya orangnya mudah low batt jadi harus sering dicharge nih semangatnya ^_^


πŸ’– Indikator Profesionalisme Sebagai Individu



Berikut isi check listnya

⚘Goals :
♡ hamba Allaah yang bersemangat menggapai taqwa
♡ tetap berkiprah di ranah kebidanan semampunya
♡ mahasiswi IIP dan mahasiswi kehidupan

⚘Periode
Bulan/ Pekan ke :

⚘Indikator
#Semangat diri dan bersungguh-sungguh dalam ibadah
Ibadah wajib -- 5x7/ pekan (awal waktu)
♡ Belajar tahsin -- 7x/ pekan
♡ Tahfizh -- 7 ayat/ pekan
♡ Tilawah -- 7 juz/ pekan
♡ Qiyamul Lail -- 3x/ pekan
♡ Dhuha -- 4x/ pekan
♡ Dzikir harian -- 2x7/ pekan
♡ Shaum sunnah -- 2x/ pekan
♡ Infaq -- 7x/ pekan
♡ Silaturahim -- 1x/ pekan
♡ Kajian pekanan -- 1x/ pekan

#Semangat aktualisasi diri dan berbakti
♡ Bidan Fasilitator -- 6x/ pekan
♡ Nulis blog -- 1x/ pekan
♡ Menulis buku -- 7 halaman/ pekan (target 1 tahun 1 buku solo)
♡ Belajar fotografi -- 1x/ pekan
Upgrade cooking -- 1x/ pekan
♡ Membaca buku -- 1x/ pekan
♡ Review buku -- 1x/ pekan
♡ Olah raga -- 1x/ pekan
♡ Traveling -- 1x/ pekan

#Bermasyarakat
♡ Taklim -- 1x/ pekan
♡ Silaturahim -- 1x/ pekan

⚘Evaluasi pekanan
Di sini saya memilih evaluasinya per pekan yang semoga bisa berjalan lancar dan jadi pembiasaan baik selamanya.


πŸ’– Indikator Profesionalisme Sebagai Istri




Masya Allaah kenapa jadi tersipu ketika menuliskan goals saya di sini yaitu "istri shaliha". Karena teringat suami yang menitipkan pesannya agar saya bisa menjadi istri yang shaliha untuk beliau di dunia dan akhirat sesuai paramater yang ada di list. Bismillaah ya suamiku πŸ˜™

Berikut isi check listnya

⚘Goals : istri shaliha 😍

⚘Periode
Bulan/ pekan ke :

⚘ Indikator
#Memuliakan suami 
♡ membawakan bekal -- 5x/ pekan
♡ siapin perangkat -- 6x/ pekan
♡ silaturahim pada keluarga dan mertua-- 1x/ pekan
♡ minta ijin suami -- setiap hari yang butuh ijin suami. Karena tetap langkah istri barokahnya ada pada ridho suami.
♡ merapihkan rumah -- 7x/ pekan
♡ selalu cantik -- setiap bersamanya dan menyambutnya
♡ memberi waktu me time untuk suami -- target 1x/ pekan *para suami itu memang ada kalanya butuh me time loh, mak. Bukan kita saja ya ternyata, hehe.

#Couple time
♡ tahajud berjamaah -- 2x/ pekan
♡ murojaah -- 1x/ pekan
♡ ngobrol ringan -- setiap malam
♡ traveling -- 1x/ pekan
♡ hobi bareng -- 1x/ pekan
♡ kirim pesan romantis -- 2x/ hari
♡ manajemen gadget -- 7x/ pekan /no HP ketika bersama suami  ketika bersama suami

⚘Evaluasi pekanan


πŸ’– Indikator Profesionalisme Sebagai Ibu



Nah, sampai di list sebagai ibu ini waktunya berbincang dengan anak-anak. Menggali keinginan dan harapan mereka kepada saya. Karena sudah pasti bukan kita saja ya yang berharap anak-anak sesuai doa dan harapan kita, anak-anak kita pun pasti memiliki harapan juga pada orang tuanya. Dan, seperti dugaan besar saya, anak pertama saya, Azzam (8th) yang duduk di kelas 3 SD menginginkan bundanya ini menjadi bunda yang lebiiiihhh (duh i nya banyakin ya) sabar, lebih irit lagi ngomongnya πŸ˜… yang ini bikin saya tergelak karena memang sejak punya anak masya Allaah kemampuan alami sebagai ibu yaitu banyak bicara jadi lebih terasah (apalagi kalau rutinitas pagi kan ya, ga ada suara bunda ga rame pagi di weekday).

Sedang untuk anak kedua saya, Zizie (2th)  saya harus berazzam untuk bisa menjadi produk dan trend setter baginya dalam kebaikan dan keshalihan. Karena bukan kerudung dan baju saja yang ketika bepergian maunya kembaran ataupun sarimbit dengan kami sekeluarga, di gadis kecil ini banyak meniru kebiasaan saya. Jadilah kadang ikut nyerewetin masnya πŸ˜„, ikut masak, ikut dandan sampai saya belikan lipstik yang aman untuknya, dll.

Berikut isi check listnya

⚘Goals : bunda shaliha

⚘Periode
Bulan/ pekan ke :

#Memuliakan anak-anak
♡ menyiapkan makanan sehat -- 7x/ pekan
♡ membawakan bekal -- 5x/ pekan
♡ murojaah hafalan -- 7x/ pekan (setiap maghrib)
♡ program belajar -- 7x/ pekan
♡ manajemen gadget -- 7x/ pekan
♡ lebih sabar -- 7x/ pekan
♡ kurangi bicara -- 7x/ pekan
♡ mendongeng -- 7x/ pekan (setiap akan tidur)
book time -- 7x/ hari
♡ traveling -- 1x/ pekan
♡ olah raga -- 1x/ pekan
♡ sholat jamaah di masjid untuk mas (ketika weekend) -- 2x/ pekan
family forum bersama ayah dan bunda -- 1x/ pekan

Evaluasi pekanan


Ada tambahan yang saya tuliskan untuk teman di kelas saya tautkan di sini juga ya. Karena memang bagi saya manajemen emosi pada anak butuh banget perjuangan, khususnya emak-emak rumahan alias Full Time Mom. Tapi in sya Allaah kita bisa.. aamiin

*Tips Ketika emak marah*
peluk anak dan minta maaf padanya. Memeluk anak ketika marah itu ujian banget masya Allaah, ya kan mak ? Tapi itulah salah satu terapinya, meski susah. Sama halnya ketika marahan dengan suami hihi, istri yang dipeluk suami saat marah pasti akan luluh. Begitupun anak-anak kita. Lalu minta maaf pada anak dan mengalirlah kesepakatan yang indah.
menepi sekian menit sambil istighfar. Ketika rasa memuncak saat ngadepin anak. Ini juga PR saya banget agar ga banyak ngomong ke anak-anak πŸ˜…
minta tolong suami untuk bantu mengingatkan kita agar sabar dan curhat padanya.
♡ Positifkan diri dengan kemarahanmisal infaq di celengan 50rb setiap kita marah dan boleh memberi reward diri jika kita bisa menahan amarah, makan durian favorit misalnya, hihi
piknik hati. Refresh dri kejenuhan kita, dan yg paling penting piknik hakiki itu ketika kita bisa bermesraan pada-Nya agar melembutkan hati kita

Karena tingkah anak-anak bukannya salah, mereka hanya berekspresi dengan cara mereka yang bisa jadi kacamata dan cermin hati kitalah yang salah menilai. Anak-anak adalah malaikat di bumi* begitu maren dapat pesan ketika di kajian parenting πŸ₯° Semangat dan saling menyemangati ya maaakk πŸ€—πŸ€—πŸ€—


Kayuhan Doa
Apa yang kita tulis semoga bisa menjadi ibadah kita dalam setiap peran kita. Setiap kita (perempuan) adalah seorang ibu sebelum menjadi yang lain. Semoga selalu menjadi kebaikan untuk kita dan keluarga serta masyarakat.

Dan terutama nanti ketika anak-anak telah dewasa mereka akan mengingat segala pembiasaan kita. Anak-anak dan suami adalah amanah pertama kita.

Maka, meski menjadi ibu ranahnya mainstream kita harus memiliki daya juang dan semangat anti mainstream yang alhamdulillaah kita dipertemukan dan dicerahkan dengan semangat dan cara-cara antimainstream di IIP. Check list profesionalitas kita adalah kayuhan doa. Semakin rajin dan disiplin maka semakin dekat pada keberhasilan. Dan in sya Allaah kayuhan doa kita bisa menjadi salah satu kayuhan untuk sampai ke syurga.

Semangat, para ibu  πŸ˜


Sebagai penutup saya belum bosan untuk tetap menautkan quote favorit saya sejak di IIP,


Duhai emak, kurasa engkaulah barisan calon penghuni surga yang sangat dicemburui

Ketika kau baru tersadar bahwa dunia sebenarnya berada di tanganmu

Allaah telah lebih dulu menundukkan surga di bawah telapak kakimu

(Viana Wahyu)







Tidak ada komentar