For akhwat part one

Ukhti…

Kali ini saya hanya ingin menyatakan apresiasi saya pada seorang ikhwan yang memberanikan diri untuk mengajukan proposalnya pada ustadznya. Dan, subhanallah..haru campur bangga juga bahagia saat ternyata akhwat yang dipilih ternyata jauh lebih tua dibanding usia beliau yang berusia dua puluh lima. Dan, kembali takbir pun memenuhi ruang hatiku saat ternyata akhwat yang dipilhnya adalah orang yang saya kenal. Akhwat yang tangguh dan banyak mengajari saya untuk tetap istiqomah di jalan dakwah ini, sedang usia beliau tak muda lagi..Hmm, selisih usia mereka kurang lebih 10 tahun !! Rasulullah sendiri menikahi Khadijah juga dengan selisih usia 15 tahun !!

Allahu Akbar..!!

“kenapa sih, ikhwan kok cenderung milih daun muda ?” begitu sebuah komentar yang membuat saya sedih. Sedih, sebab disampaikan oleh seorang akhwat yang memang sebenarnya sudah siap banget nikah, bahkan mendesak ! Sedih, sebab memang fenomena yang ada juga seperti itu. Namun, saya berkata pada ukhti tadi bahwa urusan jodoh adalah urusan Allah, entah dengan teman seangkatannya ataupun dengan yang lebih muda atau lebih tua.

Memang masalah yang sensitif..!!
(sampai2 ada media yang memberitakan bahwa kader PKS “terbelah” jadi kubu ikhwan dan kubu akhwat saat launching buku “bahagiakan diri dengan satu istri”..kader ikhwan menolak, kader akhwat menerima)

Subhanallah jika para ikhwan memahami kondisi seperti ini, bahwa ada banyak akhwat yang memang sudah mendesak untuk segera menikah namun mereka memilih “menunggu”, dan kalaupun ada akhwat yang lebih muda yang mendapat proposal duluan, sebenarnya mereka juga tidak enak saat “harus melangkahi” sesepuh2nya…Sayangnya kisah “keberanian” ikhwan menikahi akhwat di atasnya sangat jarang. Sangat jarang, sejarang jumlah ikhwan yang semakin menipis dan jumlah akhwat semakin bertambah.


Saya tidak ingin membahas masalah ini lebih jauh, sebab saya merasa bahwa Allah pasti juga punya rencana yang indah atas diri kita masing-masing. Entah nantinya mendapat jodoh di tempat kita yang baru atau dengan teman sepermainan waktu kecil malah, atau dipertemukan di syurga nanti…!! Atau jodoh itu sekarang sedang melayangkan proposalnya pada murobbi antum..??!

Siap-siap ukhti...harus siap kapanpun saat sebuah proposal dengan malu-malunya berada di tanganmu..juga harus siap dengan siapapun proposal itu mengantar sebuah nama...



Bumi Pahlawan, 060807 : 10.20 saat sebuah konspirasi muncul untuk my beloved sister....

1 komentar untuk "For akhwat part one"

inang 2 Januari 2008 pukul 05.17 Hapus Komentar
ass..ehm..., ane pikir pikir itu bagus,tapi asl ukhti tahu mnikah dg akhwat yg lbih muda juga tidak kalah bagusnya.karena keduanya sama2 pernah dijalani rosul kita,muhammad.yang penting atas dasar apa si Ikhwan memilih akhwat tsb...?
ketika agamanya bagus,trus kbetulan dia masih muda atau sdikit lbih tua...,itu g jadi masalah.
tapi tentunya...,dg mempertimbangkan dari berbagai aspek.ktika memilih yg lbh muda atau lbh tua ternyata manfaatnya atau pengaruh thd agama kita smakin kuat,itulah sebuah pilihan.....
selanjutnya,Qadha Allah.
jazakillah