Senin, 06 Mei 2019

Tips Berbuka Puasa Bumil dan Busui Agar tetap Sehat



Marhaban ya Ramadhan

"Buka puasa terbaik ialah yang di dalamnya terdapat kebaikan untuk membuka mata hati kita pada kesederhanaan dan menahan diri" (Viana Wahyu)

Halo bunda, khususnya bumil dan busui apakah ikut berpuasa ?

Ini nih garis besarnya untuk boleh berpuasa, yaitu bunda hamil yang sudah melewati trimester pertama dan dalam kondisi sehat, juga busui yang menyusui tunggal (tidak sedang Nursing While Pregnant) dan bayi sudah MPASI, maka semangat yaa.. semoga dimudahkan puasanya ^_^



Namun bila di perjalanan puasa, bunda merasakan pusing yang teramat sangat, mual muntah berlebihan, keringat dingin, pandangan kabur, lemas, dan kondisi yang membuat lemah lainnya maka jangan sungkan-sungkan untuk berbuka puasa saja ya.

Kehamilan dan menyusui adalah kondisi tidak biasa yang bisa menyebabkan bumil dan busui tersebut mendapatkan keringanan. Hamil dan menyusui normalnya bukanlah kondisi sakit, namun saya menyebutnya sebagai kondisi yang memerlukan penjagaan lebih.

Dan puasa bisa diartikan peralihan tummy time bunda. Ketika makan 3x sehari dan ngemil dilakukan a long day dan pada malam harinya istirahat. Maka ketika puasa dibalik. Kita mengistirahatkan perut ketika siang. 

Maka berikut Tips Berbuka Puasa bagi bumil dan busui yang sudah berjuang seharian penuh berpuasa agar tetap fit :

1. Hindari asupan tetes pertama buka puasa berupa es karena akan menyamarkan kebutuhan tubuh. Sebab es cepat menghilangkan rasa haus namun kebutuhan tubuh belum terpenuhi setelah seharian kerja organ pencernaan diistirahatkan.

Dokumen pribadi instagram.com/penaviana

Bila minum teh hangat juga sebaiknya tidak berbarengan dengan makan. Karena teh mengandung tanin yang bisa menghambat penyerapan zat besi. Boleh dikasih jeda dulu ya bun sebelum menyantap makanan. Teh maupun kopi juga termasuk diuretik yaitu zat yang meningkatkan frekuensi berkemih yang bila berlebihan bisa menyebabkan bunda dehidrasi.
Sebaiknya awali dengan minum air putih dulu atau madu hangat sebagai perkenalan setelah perut kosong seharian.

Foto : pinterest

2. Penuhi jatah minimal 8 gelas sehari ketika berbuka. Yaitu bisa dengan jadwal 1 gelas saat berbuka, 1 gelas seusai sholat maghrib, 1 gelas sebelum makan berat, 2 gelas seusai tarawih, 1 gelas saat bangun sahur dan 1 gelas menjelang subuh. 

Dokumen pribadi instagram.com/penaviana

3. Jangan berlebihan makan makanan manis. Bisa disiasati dengan makan seperlunya dan perbanyak buah-buahan yang manis. Bahkan kolak manis pun bisa diganti jus atau setup atau sop buah misalnya. Boleh juga jika minum air nabeez nih. Tidak usah ditambah es tapi bila memang ingin sensasi dingin bisa samar-samar begitu temperaturnya ya. Tapi kalau bumil ngidam kolak sih gapapa ya, silahkan minum saja.

Foto : pinterest

4. Hindari junk food, makanan instant atau makanan kemasan. Kandungan zat aditif, MSG, pewarna tambahan maupun kandungan lainnya dikhawatirkan tidak ramah untuk bumil.

Foto : pinterest

5. Pastikan makanan dimasak hingga matang dan tidak gosong. Hati-hati bila makan makanan yang mengandung seafood yang cenderung dimakan mentah. Untuk bumil sebaiknya hindari dulu ya. Bila makan makanan yang dibakar pastikan jangan gosong hingga kehitaman agar tidak menjadi karsinogenik bagi tubuh.
6. Diet/ batasi makanan asin bagi bumil dengan hipertensi atau kaki bengkak karena bisa memperparah kondisi

7. Hindari atau batasi dengan ketat pada makanan yang menimbulkan gas seperti durian, nangka, nanas karena akan memicu naiknya asam lambung.

Dokumen pribadi instagram.com/penaviana

8. Jangan tinggalkan kurma. Banyak sekali khasiat kurma ini ya bun, terutama sekali ialah agar mencegah terjadinya anemia dan turunnya gula darah, ada juga aneka tips menyiasati makan kurma agar tidak bosan. Bisa juga diintip postingan kurma untuk bumil berikut ya, 7 Rahasia Kurma untuk Bumil

Foto emoticon : pinterest

9. Makan dengan perlahan, tidak kalap karena lapar mata seharian banyak lihat sosmed menampilkan aneka makanan. Serta tidak berlebihan. Hal ini bisa membantu untuk mengurangi rasa mual pada bumil.

Untuk busui, kenali tubuh bunda. Aturlah kapan sekiranya perut lapar dan jangan sampai kelaparan. Bunda patut waspada bila dalam waktu 4 jam bayi tidak menyusu namun dada bunda tidak terasa penuh, maka produksi ASI terganggu.

Idealnya busui dengan bayi sudah MPASI akan lebih mudah beradaptasi untuk berpuasa. Namun kembali pada kondisi bunda dan buah hati ya. Yang penting jangan sampai memaksakan diri ya bun.

Naah.. sudah tergambar kan menu buka puasa bunda ? Semoga selalu sehat ya bunda dan ananda. 

Bila memang kondisi bunda lemah, walaupun syaratnya terpenuhi di awal tulisan ini, maka ikhlaskan diri untuk tidak berpuasa ya bun. Semoga niat bunda jadi pahala kebaikan ya. 

Karena Allah pun sudah memberikan keringanan bagi bumil dan busui seperti pada kandungan QS Al Baqarah : 184, "....Maka barang siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin..."

Semangat berpuasa bumil dan busui sehat
Semoga janin dan bayinya sehat selalu juga yaa ^_^

0 komentar:

Posting Komentar